12/09/18

1001 #Pantung Burung (Masih 20 Pantun)

Burung Jalak Buruk Tekukur
Hinggap di Pohon Gaharu
Perbanyaklah syukur dan tafakur
Awas banyak setan suka menyaru

Burung Jalak Burung Tekukur
Hinggap di pohon dekat kantin
Jaga sikap jaga tutur
Mohon maaf lahir batin

Burung Jalak Burung Tekukur
Hinggap di cerobong reaktor
Mengapa sana sini makin tak akur?
Karena banyak provokator.

Burung Jalak Burung Tekukur
Hinggap di Pokok Kesturi
Salah orang usah diukur
Muhasabah diri sendiri

Burung Jalak Burung Tekukur
Hinggap di Pohon Lontar
Berfikir bukan mendengkur
Jaga persatuan tanpa gentar

Burung Jalak Burung Tekukur
Hinggap di Pohon Betutu
Bukan Belungkur bukan Tangkur
Waspadalah setiap waktu

Burung Jalak Burung Tekukur
Hinggap di Pohon Leci
Semua bisa diukur
Fungsi Topi sama dengan Peci

Burung Jalak Burung Tekukur
Hinggap di Pohon Malaka
Kurangi tidur mendengkur
Waspada supaya tak celaka

Burung Jalak Burung Tekukur
Hinggap di Pohon Sentul
Supaya hidup makin akur
Patuhi aturan yang betul

Burung Tiung Burung Merbah
Hinggap di Pohon Kenari
Apa yang tak rebah
dihantam badai matahari

Burung Tiung Burung Merbah
Hinggap di Shorea bracteolata
Apakah yang paling bedebah?
Kegelapan nyata nan melata

Burung Tiung Burung Merbah
Hinggap di Pohon Meranti Merah
Rajin istighfar dan muhasabah
Supaya tenang segala amarah

Burung Tiung Burung Merbah
Hinggap di pucuk Padi
Kegelapan juga berjubah
Dunia ini tak abadi

Burung Tiung Burung Merbah
Hinggap di Pohon Kepundung
Dunia cepat berubah
Bumipun bersenandung

Burung Tiung Burung Merbah
Hinggap di Pohon Turi
Dunia usah disembah
Sembahlah yang Maha Berdiri Sendiri

Burung Tiung Burung Merbah
Hinggap di Pohon Rambutan
Rajin dzikir jauhkan gelebah
Waspadalah tipu daya setan

Burung Tiung Burung Merbah
Hinggap di Pohon Nipah
Daur ulang sampah dan limbah
Supaya virus tak besepah

Burung Tiung Burung Merbah
Hinggap di Pohon Apel Merah
Lihatlah sarang Lebah
Tentara Lebah pantang menyerah

Lanjutkan Membaca >>

Januari 2018-September 2018

Siumanlah

Siumanlah
Tak perlu berteriak. Cukuplah berbisik lembut. Kelembutan bisikan lebih dahsyat dari teriakan yang paling melengking.
Siumanlah
Tak perlu meninggi. Cukuplah merendah. Kerendahan hati lebih dahsyat dari ambisi yang paling tinggi.
Siumanlah
Tak perlu lancang. Cukuplah semilir membelai. Belaian semilir lebih dahsyat dari badai yang paling kencang.
Siumanlah
Tak perlu marah. Cukuplah keramahan menenangkan. Keramahan diri lebih dahsyat dari kemarahan yang paling merusak.
Siumanlah
Tak perlu mengamuk. Cukuplah kesabaran hening. Kesabaran nurani lebih dahsyat dari amukan yang paling gila.

11/9/2018

Revolusi

Revolusi tak hanya mengubah keburukan menjadi kebaikan dengan keberadaban dan kebiadaban, namun juga buat menyembunyikan keburukan dan kejahatan yang sudah dilakukan oleh suatu pribadi, kelompok, golongan, bangsa, dan negara dalam kehidupan.

10/9/2018

Standar Biaya Umum Dunia Perpuisian Negeri Bla Bla Bla
Tarif Membaca Puisi: 5 juta
Tarif Menulis Puisi: 5 juta
Tarif Kritik Puisi: 10 juta
Tarif Kurasi Puisi: 5 juta
Tarif Teatrikal Puisi: 10 juta
Tarif Pementasan Puisi: 123 juta
Tarif Pelatihan Puisi: 10 juta
Tarif Musikalisasi Puisi: 10 juta
Tarif Pementasan Musikalisasi Puisi: 50 juta
Tarif Puisi DJ Remix: 50 juta
Belum termasuk pajak, akomodasi, dan transportasi.
Begitu Instruksi Presiden Penyair Negeri Bla Bla Bla kepada Bla Bla Bla, supaya makin sejahtera penyair-penyair Negeri Bla Bla Bla.
26/8/2018

Gerakan Singa Masuk Sirkus

Harimau: Sibuk betul, Nga?
Singa: Iya nih. Lagi di sirkus.
Harimau: Apa masih bisa meraung di sirkus?
Singa: Kalau di sirkus, raungan harus sesuai selera majikan dan penonton.
Harimau: Meraung di hutan dan rimba...
Singa: Dah habis hutan dan rimba. Semuanya jadi kawasan industri, perkebunan, dan pemukiman.
Harimau: Enak ya di sirkus?
Singa: Habis manis, sepah dibuang. Simbiosis mutualisme. Kok gak ada mengaum?
Harimau: Diam tanda berburu. 
Singa: Mau...mau...Berburu ke kebun limau, dapat babi empat kaki. Mengaum tak berbunyi, hati-hati.

1/9/2018

Lanjutkan Membaca >>

29/12/17

200 Puisi NEGERI 101-200


101

NEGERI KELINGKING BERKAIT

Kelingking berkait kelingking
Telunjuk masing-masing masih menuding-nuding.

27/6/2017


102

NEGERI BERGERAK

Negeri selalu tak diam
Bumi bergerak 1770 km/jam

29/7/2017


103

NEGERI BINTANG EMAS HITAM

Bintang emas hitam habis.
Negeri pun binasa.

30/6/2017


104

NEGERI RE RE RE RE RE RE RE

Restorasi, rekonsialisasi,
Revolusi, resolusi,
Rekondisi, ataukah referendum
Aaaahh
Resonansi

4/7/2017


105

NEGERI PUNCAK LANGIT

Wahai nan di puncak bumi,
Selalu ingat nan di puncak langit.
Semoga tak gelap bumi ini
Dirasuk dan dirusak kegelapan,
Sesudah konferensi.

6/7/2017


106

NEGERI PROYEK

Ngapo melangut?
Tanyaku kepada penyedia jasa konstruksi dan penyedia jasa ini itu.

Apo tak melangut?

Menteri main proyek, dirjen main proyek, aparatur sipil negeri main proyek, wakil rakyat proyek, wartawan main proyek, kadis main proyek, kabag main proyek, kabid main proyek, kasi main proyek, pejabat pusat main proyek, pejabat daerah main proyek, aktivis main proyek, pensiunan korporat main proyek, mafia main proyek. Semuo main proyek. Tak dapat proyek. Ngentang-ngentang. Nak kongreslah, nak demolah, nak revolusilah, nak perang nuklirlah, nak perang dunialah. Diberi proyek, malah korupsi. Lamo-lamo, besepai.

Begitulah kondisi di Negeri Proyek. Proyek-proyeknya masih banyak tak sesuai bestek.

7/7/2017


107

NEGERI GAWAT

Gawat!
Sungguh gawat Negeri Gawat.
Segala lucah lecah di media sosial.
Segala lucah lecah daring.
Gawat!

11/7/2017

108

NEGERI NADA

Mi do re sol sol sol sol si si
Mi do re sol sol sol sol si si
Do re mi sol sol sol sol si si
Do re mi sol sol sol sol si si

Do re mi fa sol la si do la si


12/7/2017

109

NEGERI DARURAT

Senggol bacok
Senggol tikam
Senggol tembak
Senggol bom nuklir
Sungguh darurat

13/7/2017


110

NEGERI GEMAR GERAM

Gemar diam karena diam emas.
Gemar geram karena geram pun emas.

19/7/2017

Lanjutkan Membaca >>

04/11/17

Matakuliahku


Dulu aku kuliah di Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris. Nilai matakuliah dan indeks prestasiku tiap semester selama sembilan semester? Jangan diterka. Aku rajin kuliah hanya di semester pertama. Semester-semester selanjutnya, aku malah sering kuliah di pinggir jalan Permindo, Pasar Raya, studio musik, dan Tapi Lauik. Kalau ke perpustakaan? Aku hanya rajin ke perpustakaan ketika semester terakhir. 

Semua dosenku pakar di bidangnya masing-masing. Mereka sangat berjasa. Padahal mereka bisa saja melanjutkan kuliah mereka di luar negeri, tetapi mereka lebih memilih bertugas mendidik mahasiswa-mahasiswinya. Meski pun pakar di bidangnya masing-masing, mereka tak pernah angkuh dan narsis. 

Ini adalah matakuliah nan dipelajari olehku ketika kuliah di Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris, Fakultas Bahasa, Sastra, dan Seni Universitas Negeri Padang.  

Matakuliah Dasar Umum
1.  Pendidikan Agama
2.  Pendidikan Pancasila
3.  Pendidikan Sejarah Perjuangan Bangsa
4.  Ilmu Sosial Dasar
5.  Ilmu Alamiah Dasar
6.  Pendidikan Kewarganegaraan

Matakuliah Dasar Keahlian
1.  Masyarakat dan Kesenian Indonesia
2.  Sejarah dan Kebudayaan Indonesia
3.  Manusia dan Kebudayaan Indonesia
4.  Dasar-dasar Filsafat dan Metodologi Pendidikan
5.  Pengantar Penelitian Kebudayaan
6.  Sejarah Pemikiran Modern
7.  Bahasa Inggris
8.  Bahasa Indonesia

Matakuliah Keahlian
1.  Pronunciatian Practice
2.  Reading  1 & 2
3.  Speaking  1, 2 & 3
4.  Writing 1, 2 & 3
5.  Translation 1 & 2
6.  English Correspondence 1
7.  Listening Comprehension 1 & 2
8.  Grammar 1, 2 & 3
9.  Sociolinguistics
10.  Introduction to Linguistics
11.  English Morphology
12.  Spoken English Activities
13.  Paper/ Thesis Writing
14.  Seminar on Literature
15.  Makalah
16.  English Syntax
17.  English Semantics
18.  Introduction to Literature
19.  English Drama
20.  English Prose
21.  English Poetry
22.  Literary Research Methodology
23.  History of English Language
24.  Cultural Background 1, 2, & 3
25.  Literary Criticism
26.  History of English Literature

Begitulah. Wajar saja apabila aku gemar menulis puisi, cerita pendek, dan belajar mengarang novel. Aku memang doyan membaca karya-karya sastra sejak masih belajar di Sekolah Dasar.

Why do you laaaaaaaaaaaaaate?
Begitu tanya dosenku.

Batanggang, Sir. Terlambat bangun tidur.

Seisi ruangan kelas pun ketawa kecuali benda-benda mati.

Aku kuliah di jurusan Bahasa dan Sastra Inggris. Ngopinya di kantin Sendratasik dan kantin Teknik. Mestinya aku kuliah di jurusan Teknik biar bisa menciptakan mesin teleportasi, tetapi biarlah aku belajar teknik sastra. Teleportasi? Makanya tonton Star Trek biar mengerti.

Sekarang?
Aku lagi gemar mendengarkan lagu Goyang Nasi Padang nan dinyanyikan oleh Duo Anggrek.

3/11/2017
Lanjutkan Membaca >>